Z Corner Kota Jambi Catat Omzet Tertinggi Nasional, Baznas RI Resmi Luncurkan Program Penguatan UMKM
RuangJambi – Kota Jambi mencatatkan prestasi membanggakan dalam sektor pemberdayaan ekonomi umat. Program Z Corner hasil kolaborasi Baznas RI dan Pemerintah Kota Jambi resmi diluncurkan di Taman Banjuran Budayo oleh Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., pada Senin sore (02/03/2026).
Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, serta jajaran pimpinan DPRD dan OPD terkait.
Wali Kota Jambi, Maulana, mengungkapkan rasa bangganya karena Z Corner Kota Jambi dilaporkan memiliki omzet tertinggi di Indonesia. Lokasi strategis dan antusiasme masyarakat menjadi kunci utama melesatnya pendapatan para pelaku UMKM lokal.
“Kami berterima kasih atas dipilihnya Kota Jambi sebagai lokasi launching nasional. Laporan yang saya terima, Z Corner di sini memiliki omzet tertinggi se-Indonesia. Di kawasan Rawasari saja, akumulasi omset selama 11 hari mencapai Rp3,5 miliar dengan melibatkan lebih dari 100 tenant UMKM,” jelas Maulana.
Selain pengembangan UMKM, kerja sama ini juga mencakup program bantuan sosial lainnya. Maulana menyebutkan telah ada bantuan bedah rumah sebanyak 50 unit, di mana 11 unit di antaranya telah rampung dan diserahkan kuncinya kepada penerima manfaat.
Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, menjelaskan bahwa Z Corner merupakan strategi mendekatkan potensi pemberdayaan di titik-titik kerumunan masyarakat. Dengan 15 tenant yang menjual produk variatif di Taman Banjuran Budayo, rata-rata pendapatan per tenant mencapai Rp8 juta per bulan.
“Jika konsistensi ini terjaga, Baznas RI siap merealisasikan Z Corner di lokasi lain di Kota Jambi. Tempat ini bukan sekadar area kuliner, tapi juga wadah wisata dan dakwah ekonomi,” tutur Noor Achmad.
Gubernur Jambi, Al Haris, turut mengapresiasi tren positif ekonomi di Kota Jambi. Ia menekankan bahwa kehadiran Z Corner memudahkan para muzakki (pemberi zakat) untuk melihat langsung dampak nyata dari zakat yang mereka salurkan, baik melalui pemberdayaan usaha maupun program bedah rumah.
Sebagai langkah keberlanjutan, Pemerintah Kota Jambi telah mengajukan pengembangan kawasan serupa di beberapa titik strategis lainnya, seperti Kampung Batik Ulu Gedong, Terminal Rawasari, dan kawasan Ancol Jambi guna terus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

