Mewujudkan Jambi Bahagia, Wali Kota Maulana Targetkan Pembangunan 797 RT Rampung dalam Dua Bulan
RuangJambi – Program inovatif pembangunan berbasis masyarakat, “Kampung Bahagia” Kota Jambi, resmi dimulai. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P., meluncurkan langsung tahap pertama tahun 2026 ini secara virtual dari pusat kegiatan di RT 10, Kelurahan Kasang Jaya, Minggu pagi (26/4/2026).
Peluncuran ini bukan sekadar seremoni. Di lokasi acara, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, langsung memimpin pengerjaan fisik perdana. Proyek awal ini mencakup rehabilitasi jalan setapak sepanjang 83 meter dan pemasangan CCTV yang terkoneksi langsung ke Jambi City Operation Center (JCOC).
Wamendagri Bima Arya memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkot Jambi ini. Menurutnya, Kampung Bahagia adalah model pembangunan ideal karena menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama, bukan sekadar objek pembangunan.
“Yang luar biasa dari program ini adalah bagaimana uang rakyat kembali ke rakyat dan dampaknya langsung dirasakan oleh mereka. Saya berharap program ini sukses sehingga bisa diadopsi oleh seluruh daerah di Indonesia,” ujar Bima Arya melalui sambungan virtual.
Ia juga menekankan pentingnya peran Ketua RT dalam menjaga kekompakan warga agar dana pembangunan dikelola secara transparan dan terhindar dari konflik kepentingan.
Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa pada tahap pertama ini, sebanyak 797 RT di seluruh Kota Jambi mulai melaksanakan program tersebut secara serentak. Ia menargetkan seluruh pekerjaan fisik dan pemberdayaan melalui Pokja Bahagia ini tuntas pada akhir Juni mendatang.
“Ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memeratakan pembangunan hingga ke lorong-lorong lingkungan. Setiap pengerjaan dirumuskan melalui musyawarah warga, sehingga benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat setempat,” tegas Maulana.
Selain pembangunan fisik, program ini juga meluncurkan skema Organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Masyarakat Berbasis Lingkungan (OPBM) sebagai motor penggerak kebersihan dan ketertiban di tingkat RT. Melalui sinergi kuat antara pemerintah dan warga, visi besar “Kota Jambi Bahagia” optimis dapat terwujud secara merata. (Amel)

