Buka-bukaan Hambatan Bansos, Wawako Jambi: Kita Terkendala Data yang Belum Mutakhir!
RuangJambi – Penyaluran bantuan sosial (bansos) kerap diwarnai kendala ketidaktepatan sasaran hingga duplikasi data penerima. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, blak-blakan menyebut sistem administrasi yang masih manual menjadi akar masalah utamanya.
”Sebetulnya bukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jambi yang tidak bekerja, kita terkendala pada data penerima yang belum sepenuhnya dimutakhirkan, potensi penerima ganda, atau tidak tepat sasaran,” ungkap Diza saat membuka sosialisasi di Aula Bapperida, Jumat (22/5/2026).
Menurut Diza, kelemahan sistem pendataan terdahulu berimbas pada keterlambatan penyaluran bantuan. Oleh sebab itu, integrasi data secara digital kini mutlak diperlukan.
”Oleh karena itu sistem digitalisasi ini sangat diperlukan untuk menjawab tantangan tersebut. Program digitalisasi ini menjadi bagian dari reformasi perlindungan sosial Nasional berbasis data terpadu,” sebutnya.
Pemkot Jambi kini menerapkan teknologi digital agar akurasi data kemiskinan bisa dipantau secara waktu nyata (real-time). Strategi ini sekaligus mempercepat distribusi PKH dan BPNT kepada masyarakat yang berhak. (Amel)

