Polisi Berhasil Temukan Warga SAD yang Hilang Usai Bentrok di Sarolangun

RuangJambi – Jajaran kepolisian merespons cepat hilangnya seorang warga Suku Anak Dalam (SAD) pascabentrokan dengan pihak keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Upaya pencarian intensif tersebut membuahkan hasil dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, mengonfirmasi penemuan tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari kerja cepat dan terukur aparat di lapangan yang langsung melakukan penelusuran serta koordinasi intensif dengan komunitas SAD.

“Warga tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Desa Tanah Abang, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji, (16/5/2026).

Dalam operasi ini, Polri mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Sarolangun, Brimob, TNI, serta dibantu BPBD dan Damkar menggunakan perahu karet. Strategi pencarian dibagi ke beberapa titik rawan:

  • Wilayah Inti 2: Disiagakan personel Brimob dan TNI.
  • Wilayah Inti 1: Ditempatkan personel Satsamapta dan Satlantas.
  • Simpang Kalingga: Personel Polres dan Polsek disiagakan untuk menjaga stabilitas keamanan.

Selain operasi fisik, Polres Sarolangun melalui Sat Intelkam aktif melakukan pendekatan persuasif kepada tokoh adat SAD, Temenggung Nangkus. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap kondusif dan membangun kepercayaan antara masyarakat adat dengan aparat.

Pihak kepolisian juga bergerak cepat mengklarifikasi isu yang beredar mengenai rencana penyerangan lanjutan oleh warga SAD. Setelah didalami bersama para tokoh adat, informasi tersebut dipastikan tidak benar (hoaks).

Saat ini, situasi di wilayah PT SAL dilaporkan telah berangsur aman dan terkendali. Meski aktivitas masyarakat mulai kembali normal, sejumlah personel keamanan tetap disiagakan di lokasi sebagai langkah antisipasi.

Polda Jambi mengimbau agar seluruh masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya guna menjaga kamtibmas tetap kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *