Petani Sawit Demo, Harga TBS Kelapa Sawit dan CPO Anjlok

Ruangjambi.com – Dampak anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) buah kelapa sawit di Provinsi Jambi, masyarakat petani sawit yang tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI), Senin, (18/7/2022) berunjuk rasa, kompoi menggunakan pengeras suara sambil meneriakkan yel yel, “Assalamualaikum, SPI datang, pak gubernur jangan kabur”.

 

Pengunjuk rasa star dari simpang empat BI, jalan Ahmad Yani Telanaipura menuju ke kantor Gubernur Jambi dan kantor DPRD Provinsi Jambi, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, anggota TNI dan Satpol PP.

 

Sebelumnya, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, sudah menetapkan harga TBS kelapa Sawit di Provinsi Jambi untuk priode 15-21 Juli 2022.

 

Harga TBS tersebut turun sebesar Rp 134/kg dari harga Rp 1.284/kg jadi Rp 1.150/kg. Begitu juga harga Crude Palm Oil (CPO), turun drastis sebesar Rp.502/kg dari harga Rp 7.124/kg jadi Rp 6.622/kg.

 

Pengunjuk rasa meneriakkan tuntutan, mendesak Gubernur Jambi agar meninjau kembali kebijakan untuk menaikkan harga beli kelapa sawit ditingkat petani.

Tuntutan lain, gagalkan Omnibuslaw undang undang cipta kerja, hentikan kriminalisasi dan intimidasi kepada petani, penuhi hak-hak buruh di Jambi.

 

Pendemo juga minta kepada pemerintah secepatnya menyelesaikan konflik agraria dan wujudkan reformasi agraria di Jambi.

 

Usai berorasi di depan kantor Gubernur Jambi, para pendemo bergeser ke gedung DPRD Provinsi Jambi. Sama seperti di depan kantor gubernur, mereka tetap bersemangat dengan yel yel “kami datang, hidup SPI, hidup perempuan dan hidup mahasiswa”.

 

Menurut mereka, DPRD Provinsi Jambi sebelumnya telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Konflik Lahan, terkait konflik lahan di Provinsi Jambi, masih banyak yang belum terakomodir dengan baik. Para pendemo akhirnya hanya diterima oleh Sekretaris Dewan (Sekwan), Amir Hasbi.

 

Amir Hasbi, dihadapan para pendemo hanya menyampaikan permohonan maaf, bahwa pimpinan dan anggota dewan belum dapat menemui pendemo, karena ada agenda ke luar daerah.

 

Mendengar penjelasan Sekwan DPRD, Amir Hasbi, Ketua SPI Provinsi Jambi Sarwadi, mengatakan, tidak mempersoalkan hal itu. Tapi yang jelas, kehadiran kami kali ini, minta kepada DPRD untuk membentuk Pansus jilid dua, tambah Sarwadi.

(Asrori)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *