Mayoritas Korban Bencana Adalah Korban Kebakaran, Maulana Salurkan Bantuan Rp202 Juta

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menunjukkan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Bersama Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., Maulana menyerahkan bantuan senilai total Rp202 juta kepada 16 kepala keluarga (KK) korban bencana alam di Kota Jambi.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Jambi, Selasa (21/7/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada warga yang terdampak kebakaran, tanah longsor, dan angin puting beliung. Dari total 16 keluarga penerima, sebanyak 14 keluarga merupakan korban kebakaran.

Bantuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Jambi untuk meringankan beban warga sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana.

Maulana: Pemerintah Harus Hadir Saat Warga Tertimpa Musibah

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa prihatin dan dukacita kepada masyarakat yang mengalami musibah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir memberikan dukungan, terutama ketika warga menghadapi situasi darurat dan membutuhkan bantuan untuk memulihkan kehidupan mereka.

Maulana berharap bantuan yang disalurkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak serta membantu warga memperbaiki kondisi tempat tinggal dan bangunan yang terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus menjadi penyemangat bagi para korban untuk segera bangkit kembali,” ujar Maulana.

Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami kerugian akibat bencana. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sehingga warga bisa kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ia juga mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan sesuai kebutuhan, terutama untuk membeli bahan bangunan dan keperluan lain yang berkaitan dengan pemulihan pascabencana.

Bantuan Darurat Diberikan Sebelum Bantuan Lanjutan

Maulana menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi sebelumnya telah menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada para korban segera setelah kejadian bencana.

Bantuan awal tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak. Selanjutnya, pemerintah melakukan verifikasi lapangan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan menentukan bantuan lanjutan yang diperlukan.

“Kami juga sudah memberikan bantuan tanggap darurat secara langsung untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dan hari ini, setelah diverifikasi oleh tim di lapangan terkait dengan kerusakan yang terjadi, kami kembali memberikan bantuan. Semoga dana yang diberikan bisa dibelikan bahan-bahan bangunan kembali maupun keperluan lainnya,” ungkap Maulana.

Melalui tahapan tersebut, pemerintah berupaya memastikan bantuan diberikan berdasarkan kondisi kerusakan dan kebutuhan warga di lapangan.

Maulana berharap dukungan yang diberikan dapat membantu masyarakat memulihkan kondisi rumah serta mengurangi beban ekonomi keluarga setelah mengalami musibah.

Maulana Ingatkan Warga Waspada Kebakaran saat Kemarau

Selain menyerahkan bantuan, Wali Kota Maulana mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama memasuki musim kemarau.

Ia meminta warga memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Maulana juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar sembarangan.

“Mengingat saat ini telah masuk musim kemarau, potensi bahaya kebakaran semakin meningkat. Kami mengimbau masyarakat waspada, jangan membakar lahan sembarangan maupun sampah. Mari sama-sama meningkatkan kewaspadaan,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko bencana yang dapat membahayakan keselamatan jiwa dan menimbulkan kerugian material.

Ia berharap masyarakat dapat saling mengingatkan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan masing-masing.

Kapolresta Apresiasi Langkah Pemkot Jambi

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jambi yang memberikan perhatian kepada warga korban bencana.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat bangkit, kembali bekerja, dan menjalankan aktivitas sehari-hari setelah mengalami musibah.

Menurutnya, pemulihan kondisi warga menjadi hal penting agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal dan turut mendukung kemajuan Kota Jambi.

Kapolresta juga mengingatkan masyarakat bahwa kepolisian menyediakan layanan darurat 110 yang dapat dihubungi ketika warga membutuhkan bantuan atau menghadapi situasi darurat.

Layanan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Pemkot Jambi Perkuat Respons terhadap Bencana

Penyerahan bantuan senilai Rp202 juta kepada 16 kepala keluarga ini menegaskan upaya Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Melalui bantuan tanggap darurat, verifikasi kerusakan, hingga penyaluran bantuan lanjutan, pemerintah berupaya membantu warga melewati masa pemulihan secara bertahap.

Di sisi lain, imbauan kewaspadaan yang disampaikan Wali Kota Maulana menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat dalam mencegah bencana, khususnya kebakaran selama musim kemarau.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah, S.I.K., M.H., jajaran Pemerintah Kota Jambi, serta masyarakat penerima bantuan.

Pemerintah Kota Jambi berharap sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat terus diperkuat agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan tepat, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *