Wamendagri Siapkan Skema Investasi PSEL Jambi kepada Walikota Maulana, Pastikan APBD Tidak Terkuras

RuangJambi – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong percepatan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Talang Gulo, Kota Jambi. Pemerintah pusat kini tengah menyiapkan skema pembiayaan alternatif agar proyek strategis ini tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Langkah ini diambil guna menjawab kekhawatiran masyarakat dan pengamat mengenai tingginya biaya tipping fee yang berpotensi memberatkan fiskal daerah di masa depan.

“Kami tidak akan membiarkan pemerintah daerah menanggung beban fiskal secara sendiri. Prospek PSEL Jambi sangat bagus dan perencanaannya sudah sangat mendetail,” ujar Bima Arya usai kegiatan lari pagi bersama Wali Kota Jambi, Rabu (15/4/2026).

Untuk menjaga kesehatan APBD, Bima Arya mengungkapkan bahwa salah satu opsi pendanaan yang disiapkan adalah melalui dukungan investasi dari Danantara. Skema ini memungkinkan penerapan teknologi pengolahan sampah modern tanpa harus menguras anggaran daerah.

Namun, terdapat syarat krusial yang harus dipenuhi pemerintah daerah, yakni kesiapan lahan dan suplai sampah minimal 1.000 ton per hari. Guna memenuhi syarat tersebut, Kota Jambi akan didorong menggunakan skema regional dengan melibatkan daerah-daerah sekitar.

Penanganan sampah di Kota Jambi kini telah masuk dalam radar prioritas pemerintah pusat. Proyek PSEL ini diharapkan dapat memberikan solusi permanen terhadap masalah sampah perkotaan.

“Kami mendorong program pusat ini agar dalam waktu 2 sampai 3 tahun ke depan, permasalahan sampah di Kota Jambi dapat terselesaikan secara tuntas,” tegas Bima.

Wali Kota Jambi, Maulana, menyambut baik dukungan moral dan teknis dari Kemendagri tersebut. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat memberikan suntikan semangat bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Kota Jambi yang berdampak langsung pada kenyamanan warga. (Amel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *