DPRD Kota Jambi Terima LKPJ Wali Kota, Berbagai Indikator Pembangunan Alami Peningkatan
JAMBI – DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Jambi Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly dan dihadiri Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, unsur pimpinan dan anggota DPRD, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.
Dalam pemaparannya, Wali Kota Maulana menyampaikan sejumlah capaian pembangunan daerah selama tahun 2025 yang menunjukkan tren positif, terutama pada sektor ekonomi. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Jambi mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Jambi pada 2024 sebesar 4,85 persen, dan pada 2025 meningkat menjadi 5,13 persen,” ujar Maulana.
Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga mencatat keberhasilan dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran, serta menjaga tingkat inflasi tetap terkendali sepanjang tahun 2025.
Di sektor keuangan daerah, Maulana mengungkapkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi mencapai sekitar Rp2 triliun. Capaian tersebut disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Pemerintah Kota Jambi.
“Alhamdulillah PAD kita meningkat, bahkan dana transfer dari pusat juga naik. Di saat daerah lain mengalami penurunan, Kota Jambi justru mengalami peningkatan,” katanya.
Menurut Maulana, peningkatan tersebut tidak terlepas dari keberhasilan pemerintah daerah menghadirkan berbagai program strategis nasional ke Kota Jambi. Beberapa program yang disebut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah antara lain pembangunan Sekolah Rakyat, Danau Kajang Lako, jaringan gas (jargas), serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau dikumulatifkan, nilainya hampir mencapai Rp1,7 triliun. Ini tentu berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan laporan LKPJ yang telah disampaikan pemerintah daerah akan dibahas lebih lanjut oleh fraksi-fraksi di DPRD.
Menurutnya, pembahasan lanjutan akan dilakukan melalui rapat dengar pendapat (RDP) sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Nanti akan ditanggapi oleh fraksi dan dibahas lebih lanjut melalui rapat dengar pendapat. Ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dewan,” kata Kemas Faried.
Ia juga mengapresiasi berbagai indikator pembangunan yang mengalami peningkatan selama tahun 2025. Menurutnya, capaian tersebut dapat menjadi modal penting dalam melanjutkan program pembangunan Kota Jambi ke depan, termasuk mewujudkan program Kota Jambi Bahagia.
DPRD Kota Jambi berharap berbagai capaian pembangunan yang diraih selama 2025 dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta optimalisasi pelayanan publik di Kota Jambi. (*)

