Beri Motivasi di Grha Siginjai, Wali Kota Maulana Minta Pramuka Kota Jambi Jadi Teladan

RuangJambi – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Jambi untuk berlaga di ajang Jambore Daerah (Jamda) Provinsi Jambi Tahun 2026. Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di Lobby Grha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi, pada Jumat (19/6/2026) pagi.

​Dalam ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 tersebut, Kota Jambi mengirimkan sebanyak 51 orang delegasi. Kontingen ini terdiri dari 20 Pramuka Penggalang putra, 23 Pramuka Penggalang putri, serta didampingi oleh tim pembina dan dokter kesehatan. Mereka akan berkemah di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayuti Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

​Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Wali Kota Maulana, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Jambi, kepada Pimpinan Kontingen Jamda Kota Jambi, Sugiyono, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi.

Pesan Kemandirian dan Protokol Kesehatan di Tenda

​Dalam amanatnya, Wali Kota Maulana menitipkan pesan mendalam bagi para peserta. Mengingat kehidupan di bumi perkemahan yang dinamis, faktor kesehatan dan kebugaran fisik menjadi poin utama yang disoroti oleh orang nomor satu di Kota Jambi tersebut.

​“Pesan kakak yang pertama, jaga kesehatan selama proses di perkemahan, karena di sana adik-adik dilatih kemandirian. Istirahat juga harus cukup, walaupun tidur di tenda penuh dengan keakraban dan kebersamaan,” ujar Maulana memberikan petuah.

​Mantan birokrat kesehatan ini juga membakar semangat para Pramuka Penggalang agar melewati setiap zona kegiatan dengan penuh sukacita. Menurutnya, esensi dari jambore adalah ruang berkumpul yang membahagiakan.

​“Jangan lupa makan secara teratur apa pun lauk yang disajikan. Harus selalu penuh kegembiraan dan kebahagiaan, karena ini adalah pestanya adik-adik Pramuka Penggalang,” tambahnya disambut antusiasme peserta.

Menjaga Marwah Tanah Pilih Pusako Batuah

​Di akhir arahannya, Maulana mengingatkan tanggung jawab besar yang dipikul oleh para peserta. Status sebagai perwakilan ibu kota provinsi membuat pundak kontingen Kwarcab Kota Jambi wajib menjadi teladan bagi daerah lain.

​Ia menekankan pentingnya menjaga etika, kekompakan, serta marwah nama baik daerah selama membaur dengan kontingen dari kabupaten/kota lain se-Provinsi Jambi.

​“Sebagai tim yang mewakili Kota Jambi, adik-adik dan kakak pendamping semua harus senantiasa menjaga nama baik dan marwah Tanah Pilih Pusako Batuah,” pungkas Wali Kota Maulana. (Amel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *