Perkuat Akuntabilitas, Seluruh OPD Pemkot Jambi Teken Perjanjian Kinerja 2026
RuangJambi, Jambi– Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi melakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) tahun 2026 di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Jumat (30/01/2026). Agenda ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A. Penandatanganan ini melibatkan Staf Ahli, Asisten Setda, Kepala OPD, hingga para Camat guna memastikan seluruh program kerja selaras dengan visi “Kota Jambi Bahagia”.
Langkah strategis ini merupakan implementasi dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sesuai Perpres Nomor 29 Tahun 2014. Wali Kota Maulana menegaskan bahwa PK bukan sekadar seremoni administratif, melainkan instrumen untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang berbasis hasil terukur. Dengan adanya PK, setiap unit kerja memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Wali Kota menjelaskan bahwa sistem manajerial yang dibangun bertujuan agar seluruh instrumen organisasi bergerak searah. Koordinasi antar-OPD akan diperketat melalui peran Staf Ahli dan Asisten yang membidangi program tertentu. Hal ini dilakukan agar pemanfaatan sumber daya manusia dan anggaran dapat berjalan secara optimal tanpa ada tumpang tindih kewenangan di lapangan.
“Melalui penandatanganan ini agar penugasan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal. Sistem manajerial yang dibangun diharapkan mampu menciptakan efek sinergis secara vertikal maupun horizontal di lingkungan perangkat daerah sehingga seluruh instrumen organisasi bergerak searah,” tegas Maulana.
Selain penguatan internal, fokus utama Pemkot Jambi tetap pada 11 program unggulan yang telah berjalan sejak 2025. Evaluasi terhadap capaian tahun lalu menunjukkan dampak signifikan bagi masyarakat. Penandatanganan PK ini diharapkan menjadi katalisator agar program-program seperti Kartu Bahagia dan Kampung Bahagia dapat dirasakan manfaatnya secara lebih luas dan merata di tahun 2026.

