Dukung RAPBN 2027, Wali Kota Maulana Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi untuk mendukung delapan Program Kerja Prioritas Nasional yang menjadi arah kebijakan pemerintah pusat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
Dukungan tersebut disampaikan Maulana usai mengikuti secara daring Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Swarna Bumi DPRD Kota Jambi itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, jajaran perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam penyampaian RAPBN 2027 beserta Nota Keuangan, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya anggaran negara sebagai instrumen untuk melindungi masyarakat, memperkuat bangsa, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Delapan prioritas nasional yang disampaikan mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan perumahan, penguatan ekonomi kerakyatan dan desa, serta percepatan penurunan kemiskinan.
Maulana menilai arah kebijakan tersebut sejalan dengan kebutuhan pembangunan Kota Jambi, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat infrastruktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Kota Jambi dan seluruh jajaran menyambut baik serta mendukung penuh program yang telah disampaikan Bapak Presiden. Ini menjadi arah yang sangat penting bagi pembangunan ke depan,” ujar Maulana.
Maulana Fokus Perkuat Pelayanan Kesehatan
Salah satu perhatian utama Pemerintah Kota Jambi adalah penguatan sektor kesehatan, khususnya melalui peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan puskesmas maupun rumah sakit.
Maulana menjelaskan, perkembangan kawasan perkotaan perlu diimbangi dengan pemerataan akses pelayanan kesehatan agar masyarakat di seluruh wilayah Kota Jambi dapat memperoleh layanan yang memadai.
“Untuk bidang kesehatan, revitalisasi puskesmas dan rumah sakit sangat kita butuhkan. Pengembangan layanan kesehatan harus menjangkau seluruh wilayah Kota Jambi,” katanya.
Ia menyebut Kecamatan Alam Barajo sebagai salah satu kawasan yang membutuhkan perhatian dalam pengembangan pelayanan kesehatan seiring dengan pertumbuhan wilayah dan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, Maulana berharap kebijakan pemerintah pusat dapat mendukung penguatan fasilitas kesehatan, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dijangkau dan berkualitas.
Selain itu, Pemerintah Kota Jambi telah mengusulkan pengembangan RSUD Abdulrahman Sayuti di kawasan Seberang.
Dengan berpindahnya SMP Negeri 3 Kota Jambi dari kawasan tersebut, lahan yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan fasilitas rumah sakit dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan Kota Jambi.
Pendidikan Berkualitas Jadi Prioritas
Selain sektor kesehatan, Maulana juga menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana sekolah serta penguatan digitalisasi pembelajaran.
Menurutnya, ketersediaan ruang belajar yang layak, fasilitas sanitasi yang memadai, dan dukungan teknologi pendidikan merupakan faktor penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang berkualitas.
“Program prioritas yang disampaikan Bapak Presiden ini kami sambut baik. Pemerintah pusat terus mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pembangunan, termasuk infrastruktur pendidikan dan pelayanan dasar,” ujarnya.
Maulana berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat agar program pembangunan pendidikan mampu menjawab kebutuhan sekolah dan peserta didik di Kota Jambi.
Melalui dukungan tersebut, peningkatan kualitas pendidikan diharapkan berjalan beriringan dengan pemerataan fasilitas serta pemanfaatan teknologi untuk menunjang pembelajaran.
Stabilitas Daerah Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Di luar sektor pembangunan fisik dan pelayanan dasar, Maulana menegaskan pentingnya menjaga stabilitas, keamanan, dan keharmonisan masyarakat sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.
“Saya bersama Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, seluruh jajaran Forkopimda, OPD dan seluruh masyarakat, mari kita bersatu dan bergotong royong menjaga stabilitas serta keharmonisan Kota Jambi yang penuh dengan keragaman,” ajaknya.
Menurut Maulana, kondisi kota yang aman dan harmonis akan menciptakan iklim yang kondusif bagi aktivitas perdagangan, jasa, investasi, dan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.
“Kalau kota kita tenang, semuanya harmonis, hubungan baik, dan semangat gotong royong tinggi, maka pertumbuhan ekonomi juga akan semakin baik,” tuturnya.
Sebagai kota perdagangan dan jasa yang juga memiliki potensi wisata kuliner, wisata belanja, serta ekonomi kreatif, Kota Jambi membutuhkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif agar berbagai sektor tersebut dapat berkembang.
Selaraskan Program Nasional dengan Kota Jambi Bahagia
Maulana berharap delapan program prioritas nasional dapat menjadi penguatan bagi pelaksanaan pembangunan daerah yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Penyelarasan kebijakan pusat dan daerah dinilai penting agar program pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Semangat kolaborasi tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Jambi mewujudkan Kota Jambi Bahagia melalui peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, serta terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.
Maulana turut mengajak masyarakat menjadikan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Kita ingin semangat 17 Agustus ini menjadi momentum untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Mari kita terus bergotong royong, menjaga keharmonisan dan bersama-sama mewujudkan Kota Jambi Bahagia,” pungkasnya.
Dengan dukungan terhadap arah kebijakan nasional dan penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan, Pemerintah Kota Jambi berharap pembangunan di berbagai sektor dapat terus ditingkatkan demi mendorong kesejahteraan masyarakat.

