Kukuhkan 50 Paskibraka, Maulana: Jadilah Generasi Penerus Bangsa yang Lebih Hebat
Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., resmi mengukuhkan 50 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Jambi Tahun 2026. Dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu malam (15/8/2026), Maulana berpesan agar seluruh anggota menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal membangun karakter dan jiwa nasionalisme.
Sebanyak 50 anggota Paskibraka yang terdiri atas 25 putra dan 25 putri tersebut merupakan putra-putri terbaik Kota Jambi yang telah melewati rangkaian seleksi, pendidikan, serta latihan intensif untuk mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Prosesi pengukuhan diawali dengan pengantar oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jambi, Drs. Raden Jufri, M.E. Selanjutnya, Wali Kota Maulana memimpin pembacaan Ikrar Setia kepada Pancasila.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemasangan lencana kecakapan MPG dan kendit kepada anggota Paskibraka, kemudian ditutup dengan penghormatan dan mencium Bendera Merah Putih sebagai simbol kecintaan, kesetiaan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., Sekretaris Daerah Kota Jambi Drs. A. Ridwan, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, para pelatih, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Jambi, Duta Pancasila Purna Paskibraka Indonesia (DPPI), serta orang tua anggota Paskibraka.
Maulana Bangga atas Perjuangan Paskibraka
Dalam amanatnya, Maulana menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah berhasil melewati proses seleksi dan pelatihan dengan disiplin, kerja keras, serta ketangguhan.
“Atas nama Pemerintah Kota Jambi dan mewakili seluruh masyarakat Kota Jambi, saya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada adik-adik semua,” ujar Maulana.
Menurutnya, kesempatan menjadi anggota Paskibraka bukanlah sesuatu yang mudah. Para peserta harus bersaing dengan banyak calon lainnya, menjalani tahapan seleksi yang ketat, serta mengikuti pendidikan dan latihan sebelum akhirnya dipercaya mengemban tugas penting pada peringatan kemerdekaan.
“Dari sekian banyak anak-anak yang berminat dan memiliki keinginan untuk menjadi Paskibraka, akhirnya hanya beberapa orang yang terpilih. Doa dan dukungan ayah serta ibu, serta kerja keras adik-adik sendiri, kalianlah yang mendapatkan kesempatan dan amanah menjadi Paskibraka Kota Jambi Tahun 2026,” tuturnya.
Maulana berharap pengalaman tersebut menjadi bagian berharga dalam perjalanan hidup para anggota Paskibraka, sekaligus membentuk kepribadian yang lebih tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab.
Bendera Merah Putih Simbol Perjuangan Bangsa
Maulana juga mengingatkan bahwa tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial. Di balik Sang Saka Merah Putih terdapat sejarah panjang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Bendera Merah Putih yang akan kalian kibarkan bukan sekadar selembar kain. Bendera itu diperjuangkan oleh para pahlawan dengan darah, keringat, air mata, bahkan dengan pengorbanan jiwa dan raga,” tegasnya.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh penghormatan, sekaligus menanamkan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, persatuan, dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Maulana, nilai-nilai kebangsaan tersebut sangat penting bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman dan tantangan era globalisasi.
Ia meyakini para anggota Paskibraka memiliki potensi untuk menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.
“Di tengah era globalisasi saat ini, saya yakin adik-adik akan menjadi generasi penerus bangsa. Insya Allah, pada waktunya nanti, adik-adik akan menjadi pemimpin-pemimpin yang menggantikan kami, bahkan menjadi pemimpin yang lebih baik dan lebih hebat,” katanya.
Titipkan Amanah 654 Ribu Warga Kota Jambi
Menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Maulana meminta seluruh anggota Paskibraka menjaga kesehatan, konsentrasi, kekompakan, serta kesiapan fisik dan mental.
Ia menegaskan bahwa tugas tersebut membawa tanggung jawab besar karena menjadi bagian dari peringatan bersejarah bagi bangsa Indonesia.
“Ingatlah, sekitar 654 ribu masyarakat Kota Jambi menitipkan amanah ini kepada kalian. Jangan sampai ada kesalahan sekecil apa pun,” pesannya.
Meski demikian, Maulana mengingatkan agar para anggota tidak menjadikan amanah tersebut sebagai beban berlebihan. Ia meminta mereka tetap tenang, percaya diri, menjaga kondisi tubuh, dan berdoa agar seluruh rangkaian upacara berjalan lancar.
Menurutnya, pada era digital saat ini, pelaksanaan upacara akan mendapat perhatian luas dari masyarakat. Karena itu, persiapan yang matang dan kekompakan tim menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas.
“Istirahat yang cukup, makan yang cukup, jaga kesehatan, dan konsentrasi penuh,” pesannya.
Maulana juga menyampaikan bahwa dirinya akan bertindak sebagai inspektur upacara pada prosesi pengibaran Bendera Merah Putih tanggal 17 Agustus 2026. Sementara itu, prosesi penurunan bendera akan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.
Paskibraka Diharapkan Menjadi Teladan Generasi Muda
Lebih lanjut, Maulana menekankan bahwa pendidikan dan pelatihan Paskibraka tidak boleh berhenti sebatas persiapan upacara. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan, dan nasionalisme yang diperoleh selama pelatihan diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai kebangsaan yang sudah dilatihkan, karakter, disiplin, cinta tanah air, ini harus terus melekat karena ini yang akan mengiringi kesuksesan anak-anak kita ke depan,” tegasnya.
Ia berharap ke-50 anggota Paskibraka dapat menjadi teladan bagi generasi muda lainnya, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Pengalaman tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk membentuk generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, semangat persatuan, serta kesiapan menjadi pemimpin masa depan.
Mengakhiri amanatnya, Maulana kembali menyampaikan dukungan dan doa bagi seluruh anggota Paskibraka agar dapat menjalankan tugas dengan lancar dan memberikan penampilan terbaik.
“Saya dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Jambi akan terus mendoakan adik-adik agar diberikan kesehatan, kekuatan, ketenangan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah,” lanjutnya.
“Selamat menjalankan tugas. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan berikan yang terbaik untuk Kota Jambi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dirgahayu Republik Indonesia ke-81,” pungkas Wali Kota Maulana.
Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Jambi dalam memberikan penghargaan kepada generasi muda yang telah menunjukkan dedikasi dan kedisiplinan. Lebih dari sekadar tugas pengibaran bendera, Paskibraka diharapkan menjadi simbol semangat kebangsaan dan inspirasi bagi generasi penerus di Kota Jambi.

